October 3, 2022

Mengenal Pakan Tambahan Pada Ternak Ruminansia

2 min read

Halo sobat Qurbaners.

Pembahasan kita kali ini yaitu mengenai pakan tambahan pada ruminansia yang banyak dipergunakan peternak di Indonesia. Pakan tambahan adalah pakan yang diberikan dalam jumlah sedikit pada ternak, berfungsi sebagai tambahan dan bukanlah konsumsi pokok bagi hewan ternak. Pakan tambahan yang dimaksud adalah produk yang tidak bernutrisi, namun diberikan guna menjaga kesehatan, mencegah penyakit, ataupun menyembuhkan hewan ternak. Pakan tambahan yang diberikan dapat berupa vitamin, mineral, urea, mikroorganisme, antibiotik, anti toksin, obat cacing, hormon, dll.

1.Vitamin

Pakan tambahan ternak berupa vitamin yang biasa diberikan pada ternak adalah vitamin D dan vitamin A. vitamin D berguna dalam menjaga kekokohan tulang. Sedangkan vitamin A berfungsi untuk fungsi penglihatan dan antioksidan sementara

2.Mineral

Pakan tambahan berupa mineral Ca dan P umumnya diberikan pada ternak guna menjaga agar tulangnya tetap kuat. Tulang yang kuat dibutuhkan demi menjaga dan menguatkan tubuh ternak yang berat agar tidak rubuh.

3.Urea

Pakan tambahan urea adalah sumber protein yang baik untuk ternak seperti sapi potong. Urea dapat tercerna seluruhnya dalam tubuh sapi potong. Sayangnya, pemberian urea yang terlalu banyak bisa membahayakan si ternak karena laju kecernaannya yang tinggi. Laju kecernaan ternak yang tinggi dapat membuat pH rumen menjadi basa. Maka dari itu pemberian urea dibatasi maksimal 2% saja dari jumlah total pakan yang diberikan.

4.Mikroorganisme

Mikroorganisme sering dijadikan sebagai pakan tambahan ternak yang dicampurkan ke pakan untuk meningkatkan nilai kecernaan pada ternak. Mikroorganisme yang ditambahkan tersebut akan bekerja sama dengan mikroorganisme yang ada di rumen/perut sapi untuk merombak nutrien-nutrien yang ada pada pakan. Setelah itu hasil rombakan akan dimanfaatkan sang ternak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

5.Antibiotik

Pemberian antibiotik sebagai pakan tambahan ternak dimaksudkan untuk memodifikasi keseimbangan bakteri yang berada dalam saluran pencernaan hewan ternak. Keseimbangan antara bakteri yang menguntungkan dan bakteri yang merugikan guna mencegah terjadinya penurunan produksi ternak.

Nah Qurbaners, pakan ternak yang disebutkan di atas biasanya diberikan dalam bentuk ransum. Ransum merupakan campuran dari dua atau lebih bahan pakan yang diberikan selama 24 jam. Apabila pakan tambahan diberikan secara terpisah, maka yang pertama kali diberikan pada ternak yaitu ransum berupa konsentrat dan pakan tambahan. Baru kemudian setelah beberapa lama ternak diberikan pakan hijauan. Ransum juga dapat diberikan dalam bentuk campuran dari pakan konsentrat, pakan hijauan, dan pakan tambahan. Sekian, semoga bermanfaat!

Penulis : Ulfa

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.