October 3, 2022

Penyakit yang Dapat Menyerang Domba (Part 2)

2 min read

Halo Qurbaners!

Apa kabar semuanya?

Pembahasan kita terakhir adalah mengenai macam penyakit yang biasa menyerang hewan ternak khususnya domba, serta cara-cara apa yang bisa qurbaners lakukan untuk pengobatan sesuai penyakitnya.

Sebenarnya, masih banyak nih jenis2 penyakit pada domba yang belum sempat kita bahas pada artikel yang lalu. Sebelum qurbaners bertanya-tanya, langsung aja deh ya kita bahas kelanjutannya.

  • Penyakit Mulut dan Kuku.

Penyakit ini disebabkan karena adanya virus yang menyerang bagian mulut dan kuku pada domba. Gejala penyakitnya akan menyebabkan mulut melepuh diselaputi lendir. Cara mengobatinya dengan membersihkan bagian yang melepuh pada mulut menggunakan larutan Aluminium Sulfat 5%, sedangkan untuk kuku dilakukan dengan merendam kuku dalam larutan formalin atau Natrium karbonat 4%.

  • Penyakit Ngorok.

Penyakit ngorok disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida. Gejala penyakit ini akan menyebabkan nafsu makan sang domba berkurang, serta dapat menimbulkan bengkak pada bagian leher dan dada. Domba yang terserang penyakit ngorok terlihat lidahnya bengkak dan menjulur keluar, mulut menganga, keluar lendir berbuih dan sulit tidur. Cara mengobatinya menggunakan antibiotika lewat air minum atau suntikan.

  • Penyakit Perut Kembung.

Perut kembung domba terjadi karena pemberian makanan yang tidak teratur/domba memakan rumput yang masih diselimuti embun. Gejala penyakit ini akan menyebabkan lambung domba membesar dan dapat menyebabkan kematian. Untuk itu diusahakan Qurbaners teratur memberi makan sesuai jadwal dan jumlahnya. Cara mengobatinya dengan memberikan gula yang diseduh dengan asam, selanjutnya kaki domba bagian depan diangkat keatas sampai gas keluar.

  • Penyakit Parasit Cacing.

Penyakit parasit cacing disebabkan oleh cacing Fasciola gigantica (Cacing hati), cacing Neoascaris vitulorum (Cacing gelang), cacing Haemonchus contortus (Cacing lambung), cacing Thelazia rhodesii (Cacing mata). Cara mengobatinya dengan memberikan Zanil atau Valbazen yang diberikan lewat minuman, dapat juga diberi obat cacing seperti Piperazin dengan dosis 220 mg/kg berat tubuh domba.

Nah sekarang Qurbaners jadi tak perlu cemas lagi saat domba qurbaners terjangkit penyakit diatas ya! Lakukan saja yang terbaik dan jangan yang lupa terpenting adalah ikhtiar kepada-Nya.

Penulis : Ulfa

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.