October 3, 2022

Bagaimana Hukum Menjual Tanduk, Kulit, Dan Daging Hewan Qurban?

1 min read

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Perlu diperhatikan nih Qurbaners hukum menjual bagian dari hewan qurban sebelum dibagikan kepada yang membutuhkan atau sesuai tuntunan Nabi Muhammad Sallallahu ‘Alaihi Wasallam. Ternyata hukum menjual daging qurban adalah haram sebelum dibagikan looh.  Adapun jika daging qurban sudah dibagi dan diterima, maka bagi si fakir yang menerima daging tersebut boleh menjualnya dan juga boleh menyimpannya. Begitu juga dengan bagian lainnya seperti kulit dan tanduk. 

“Siapa yang menjual kulit hewan qurbannya, maka berarti ia tidak berqurban.”

(H.R Al-Hakim)

Orang yang berqurbanlah yang boleh mensedekahkan atau memanfaatkan seluruh bagian dari hewan qurbannya. Sebagaimana Aisyah Radiallahu ‘Anha membuat kulit hewan qurbannya sebagai tempat air. Akan tetapi lebih afdhal disedekahkan kepada orang yang membutuhkan.

Nah tentu tidak asing bagi kita ketika Hari Raya Iedul Adha tiba kulit hewan qurban dijual secara kelompok oleh pihak DKM atau panitia qurban. Dalam kasus ini shohibul qurban niatkan panitia qurban mewakili dirinya dalam membagikan bagian hewan qurban. Dimana kulit hewan qurban apabila tidak ada fakir yang membutuhkan dalam bentuk kulit maka panitia qurban mewakili si fakir-fakir untuk menjual kulit secara kelompok lalu hasil penjualannya diberikan kepada si fakir atau disedekahkan sebagaimana mestinya. Wallahu ‘Alam Bishowab.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.